sislatandu

Rabu, 28 Oktober 2015

Pelaksanaan Bantuan Program Pelatihan Tahun 2015

Dokumentasi foto-foto pembukaan, penutupan dan penempatan kerja pada pelaksanaan bantuan program pelatihan dari Kemnaker 2015 yang telah dilaksanakan di LPK Intan Sruweng Kebumen.

Foto Pembukaan Pelatihan,
Peserta menerima kain bahan dan alat perlengkapan pelatihan menjahit.

Foto Penutupan Pelatihan,
Suasana CERIA, peserta memakai baju baru dan menerima uang saku...

Foto Penempatan Kerja Lulusan,
Sederhana tapi bermakna, kerjasama antara Pemerintah, Kalangan Industri, Lembaga Pelatihan dan Masyarakat nyata dapat mengurangi jumlah pengangguran.
Hari ini diberangkatkan sebanyak 11 orang, sisanya yang 3 orang menyusul bulan depan, karena masih mengurus surat-surat yang dibutuhkan untuk melamar pekerjaan.

Dokumentasi Pelatihannya mana?


Terimakasih.

Senin, 13 Mei 2013

CARA MENJAHIT BAN PINGGANG PADA ROK DAN CELANA

Silakan di-play video dari YouTube Intansruweng berikut ini:



Keterangan singkatnya sebagai berikut:

Senin, 11 Februari 2013

MEMBUAT POLA JAS PRIA Bagian-3


JAS UNTUK PRIA BERTUBUH KURUS

Langkah Ketiga:
Membuat Pola Dasar Jas Pria Bertubuh Kurus

Keterangan:

Ukuran lingkar dada lebih kecil dibanding ukuran lingkar pinggulnya.
Antara lingkar dada, lingkar pinggang dan lingkar pinggul ukurannya hanya beda sedikit saja, karena bentuk tubuhnya memang kurus dan kerempeng.

Pada posisi garis dada:
E-M1 ditambah N1-L = seperempat lingkar dada plus 1 cm
L-V1 ditambah U1-S = seperempat lingkar dada minus 1 cm
 E-M1 ditambah N1-V1 ditambah U1-S = setengah lingkar dada

Pada posisi garis pinggang:
MN = VU = seperempat lingkar pinggul dikurangi seperempat lingkar pinggang
FM + NV + UT = setengah lingkar pinggang

Pada posisi garis pinggul:
G L2 = seperempat lingkar pinggul plus 1 cm
L2 U = seperempat lingkar pinggul minus 1 cm
G L2 + L2 U = GU = setengah lingkar pinggul

Pada posisi pemisah pola depan dengan pola samping:
Bibir saku dada selebar 14 cm terletak mendatar berjarak 2 cm diatas garis dada.
Garis pemisah pola depan dan pola samping berada pada posisi 5 cm diatas garis dada, kemudian melengkung menuju kerung lengan depan.

Pada posisi pemisah pola samping dengan pola belakang:
Garis pemisah pola samping dan pola belakang berada pada posisi 3 cm diatas garis dada, kemudian melengkung menuju kerung lengan belakang.

Langkah keempat:
Membuat Krah Jas Pria Bertubuh Kurus.

Keterangan:

Membuat krah bagian bawah:
J-K1 adalah gambaran kerung leher depan.
Hubungkan K dengan K1 dan diperpanjang keluar 7 cm sampai titik K2.
Jarak K1 dan K2 adalah 7 cm.
Tentukan titik K3 pada posisi 2 cm di kiri garis AD dan tepat pada garis pinggang.
Hubungkan K2 dengan K3 dan pada garis itu tentukan titik K4.
Jarak K2 dan K4 adalah 3 cm.
Setelah K4 tertentu, tarik garis dari K4 sejajar K2-K.
Garis tersebut memotong garis AD di titik K5.
Garis yang menghubungkan titik-titik K3-K4 dan K5 adalah gambaran krah bagian bawah.

Membuat krah bagian atas:
Berawal dari titik J tarik garis keatas yang tegaklurus dengan garis JK.
Tentukan titik J1 dimana jarak J ke J1 adalah setengah dari lebar leher.
Kalau ragu dengan ukuran lebar leher, tentukan saja J ke J1 = 1/6 lingkar leher.
Dari titik J1 tarik garis yang tegaklurus dengan J1-J.
Pada garis itu tentukan titik J2 dimana jarak J1 dan J2 adalah 7 cm.
Dari titik J2 buatlah garis yang sejajar dengan J1-J sampai memotong garis AB.
Garis itu dilanjutkan menggunakan sedikit lengkung menuju titik J3.
Posisi titik J3 itu dimana?
Titik J3 terletak pada garis K2-K dan berjarak 5 cm dengan titik K5.
Jarak J3 ke K5 adalah 5 cm.


Gambar Pola Jas Pria Bertubuh Kurus.

Keterangan

Titik K3 berjarak 2 cm disebelah kiri garis AD, tambahan lebar 2 cm ini berfungsi untuk membuat tumpukan kain di bagian depan jas untuk memasang kancing.

Titik K3 tepat berada di garis pinggang berfungsi untuk memasang kancing.
Jas Pria bertubuh kurus ini hanya memiliki 1 (satu) kancing yang dipasang tepat pada posisi garis pinggang.

Model jas 1 kancing merupakan model khusus jas pria bertubuh kurus dan kerempeng.
Model jas pria ini kurang serasi bila dipakai oleh pria yang bertubuh sedang, lebih-lebih bila dipakai oleh pria yang bertubuh gemuk.


CATATAN
Naskah terkait silakan KLIK yang berikut:

  1. MEMBUAT POLA JAS PRIA Bagian-1
  2. MEMBUAT POLA JAS PRIA Bagian-2
  3. MEMBUAT POLA JAS PRIA Bagian-3
  4. MEMBUAT POLA LENGAN JAS PRIA



Kamis, 22 November 2012

MENJAHIT ITU PEKERJAAN MULIA


Menjahit merupakan pekerjaan mulia, karena menghasilkan busana yang dapat mengangkat peradaban manusia menjadi makhluk yang berbeda dengan binatang.  Meski statusnya sudah menjadi manusia yang terhormat, namun bila tiba-tiba suka berjalan-jalan ditempat umum tanpa mengenakan busana lagi, maka martabatnya langsung turun, anjlog drastis hanya karena kehilangan busana yang dibuat oleh seorang tukang jahit. Disinilah letak nilai prestasi jasa seorang tukang jahit yang sangat-sangat mulia…

Penjahit yang terampil adalah yang dapat membuat busana mempesona, yaitu busana yang indah dipandang dan nyaman disandang. Indah dipandang artinya orang lain yang melihatnya dapat merasakan ada keserasian, keluwesan dan keindahan pada busana tersebut. Nyaman disandang artinya diri-pribadi yang memakainya dapat merasakan kenyamanan dan kemapanan busana tersebut, terasa enak dan bebas ketika dipakai untuk bergerak.

Supaya indah dipandang harus rapih dan halus jahitannya, bila perlu ditambah dengan hiasan bordir dan hiasan lainnya. Supaya nyaman disandang, busana tersebut haruslah mapan di tubuh pemakainya. Kerapihan jahitan dapat diperoleh dengan cara sering menjahit, semakin berpengalaman menjahit akan semakin halus dan semakin rapi hasil jahitannya, namun belum tentu dapat semakin mapan ditubuh pemakainya. Kemapanan busana ditubuh pemakainya bukanlah ditentukan oleh pengalaman sering menjahit, tetapi lebih ditentukan oleh ketepatan dalam membuat gambar pola busana tersebut, yang dibuat berlandaskan ketepatan dalam mengambil ukuran badan dari tubuh sipemakainya.

Jelasnya, untuk memperoleh busana mempesona yang indah dipandang dan nyaman disandang harus melalui serangkaian langkah berkesinambungan dalam urutan langkah membuat busana, meliputi:

1.    Ketepatan dalam mengambil ukuran badan dari tubuh pemakainya
2.    Ketepatan dalam cara menggambar pola busana
3.    Ketepatan dalam memotong kain menurut gambar pola busana
4.    Kerapihan dalam mengolah kain potongan pola (membuat kupnat, memasang saku dan lainnya)
5.    Kerapihan dalam menjahit kain potongan pola yang telah diolah pada butir 4 diatas
6.    Kerapihan dalam menyelesaikan proses pembuatan busana sampai jadi siap dipakai.

Keenam langkah tersebut telah dikemas dalam buku-buku yang dilengkapi video cara pembuatannya, disajikan dengan singkat dan padat namun tetap jelas dan mudah dipahami, baik oleh yang sudah kenal menjahit maupun yang baru pemula belajar menjahit. Buku-buku dan video tersebut disusun dan diolah oleh Team Instruktur Kursus Menjahit dan Bordir LPK Intan Sruweng Kebumen Jawa Tengah, yang telah berpengalaman mengelola kursus ketrampilan (Komputer, Bahasa Ingris dan Menjahit) sejak tahun 1985 lebih dari 25 tahun lamanya.

1.    Buku Tutorial Pakaian Pria Wanita plus 5 keping Video CD untuk para pemula.
2.    Buku Tutorial Blazer Wanita plus Video CD nya untuk tingkat lanjutan
3.    Buku Tutorial Jas Pria plus Video CD nya untuk tingkat lanjutan
4.    Buku Tutorial Bordir Manual plus Video CD nya untuk para pemula bordir

Ketrampilan menjahit sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dapat memperbaiki baju anggota keluarga sendiri yang sudah lepas jahitannya, dapat memperbaiki baju yang baru dibeli dan masih ada bagian tertentu yang belum pas ukurannya, terlebih kalau sudah bisa membuat baju untuk diri sendiri dan keluarga sendiri, tentu akan lebih puas rasanya.

Latihan menjahit menjadi lebih mudah dan praktis dengan memiliki buku dan VCD media pelatihan menjahit dari LPK Intan Sruweng yang dapat digunakan untuk latihan sendiri tanpa didampingi pelatih.
Siapapun dimanapun dan kapanpun, selagi ada kesempatan dan waktu luang dapat latihan sendiri menggunakan buku dan vcd latihan menjahit tersebut. Harganya relatif terjangkau.
Yang berminat silakan hubungi Lpk Intan Sruweng melalui nomor HP. 087 737 621 625 bisa telepon maupun sms. Terimakasih.


Selasa, 06 November 2012

CARA PASANG BENANG DI MESIN JAHIT

Bagi para pemula yang baru latihan menjahit tentu perlu tahu bagaimana cara memasang benang di mesin jahit, dan berikut ini adalah video tentang hal tersebut.

Video cara memasang benang atas, silakan di-play
video

Video cara memasang benang bawah, silakan di-play
video

Senin, 05 November 2012

CARA MEMOTONG KAIN UNTUK KEMEJA PRIA


Pada prinsipnya, hasil potongan kain harus rapi menurut pola pakaian yang telah dibuat, baik menggunakan karton manila, kertas koran maupun bahan lain. 
Caranya dengan melekatkan kertas pola tersebut diatas kain yang akan dipotong dan posisi pola tidak bergeser-geser tempatnya

Ada beberapa cara yang lazim dilakukan, antara lain:

·         Melekatkan kertas pola pakaian diatas kain yang akan dipotong menggunakan jarum-jarum pentul di beberapa titik tertentu yang rawan bergeser ketika proses pengguntingan.
·         Melekatkan kertas pola pakaian diatas kain yang akan dipotong dengan menindih/ meletakkan benda kecil dan berat diatasnya, misalnya bahan dari besi atau logam lain.
·         Dan cara-cara lain untuk menjaga agar posisi kertas pola tidak bergeser ketika dilakukan proses pengguntingan kain.

Memotong kain bahan baju

1.    Lipat kain yang akan dipotong sehingga menjadi dua lembar tumpukan kain, dan letakkan di tempat yang rata.  Letakkan kertas pola dasar tersebut diatas kain pada posisi yang tepat, yaitu:
a)    Pola dasar belakang diletakkan tepat pada garis lipatan, sehingga setelah dipotong dan digelar akan menjadi pola baju bagian belakang yang utuh, yaitu sisi kiri dan sisi kanan.
b)    Pola dasar depan diletakkan di atas kain rangkap dua saling berhadapan, sehingga setelah dipotong akan diperoleh sepasang pola baju bagian depan, masing-masing untuk sisi kiri dan kanan. Hati-hati, jangan sampai kembar kiri semua atau kembar kanan semua.
c)    Ketika memotong kain harus diperhitungkan tempat untuk jahitan sekitar 1 cm diluar gambar pola (ukuran pola di kain yang telah dipotong lebih besar dibanding ukuran pola yang di kertas).
d)   Ketika memotong kain juga harus diperhitungkan cadangan tambahan lebar untuk lipatan tepi depan, yaitu tempat untuk memasang kancing baju.
2.    Cara melipat kain dan meletakkan kertas pola harus memperhatikan faktor penghematan, usahakan terjadinya kain sisa potongan bahan yang serendah mungkin.
3.    Dalam proses pemotongan kain perlu diupayakan jangan sampai terjadi pergeseran letak posisi kertas pola, tepatnya pola kertas harus dilekatkan diatas kain menggunakan cara yang telah diuraikan diatas.
4.    Lakukan proses pengguntingan kain dengan hati-hati dan seksama agar diperoleh pola dasar yang rapi dan benar.

Untuk lebih jelas disertai gambar cara memotong kain, silakan KLIK DISINI Lanjutan memotong kain bahan kemeja.